![]() |
| Illustrasi FImela.com |
Zaman sekarang media sosial menjadi salah satu hal yang banyak orang telah menggunakannya. Mulai dari Facebook, Instagram, SnapChat, Path, Whattsap dan sebagainya, banyak orang kini telah mempunyai akunnya dan menyibukkan diri sehari-hari dengan media sosial tersebut.
Karena saking sering bermain dengan media sosial, beberapa orang justru menjadikan media sosial tersebut sebagai buku harian virtual. Dengan menuliskan segala keluh kesah, masalah rumah tangga, dan masih banyak lagi, menjadi suatu status di media sosial.
Hay Sobat apakah kalian tau, Pernah terjadi di jaman Nabi Ismail di kala itu Nabi Ibrahim bertanya tentang Ismail kepada istri Ismail. Istrinya menjawab, “Dia sedang pergi mencari nafkah untuk kami.” Lalu Ibrahim bertanya tentang kehidupan dan keadaan mereka. Istri Ismail menjawab, “Kami mengalami banyak keburukan, hidup kami sempit dan penuh penderitaan yang berat.” Istri Ismail mengadukan kehidupan yang dijalaninya bersama suaminya kepada Ibrahim. Ibrahim berkata, “Nanti apabila suami kamu datang sampaikan salam dariku dan katakan kepadanya agar mengubah palang pintu rumahnya.”
Ketika Ismail datang dia merasakan sesuatu lalu dia bertanya kepada istrinya; “Apakah ada orang yang datang kepadamu?” Istrinya menjawab, “Ya. Tadi ada orang tua begini dan begitu keadaannya datang kepada kami dan dia menanyakan kamu lalu aku terangkan dan dia bertanya kepadaku tentang keadaan kehidupan kita maka aku terangkan bahwa aku hidup dalam kepayahan dan penderitaan.” Ismail bertanya, “Apakah orang itu memberi pesan kepadamu tentang sesuatu?” Istrinya menjawab, “Ya. Dia memerintahkan aku agar aku menyampaikan salam darinya kepadamu dan berpesan agar kamu mengubah palang pintu rumahmu.” Ismail berkata, “Dialah ayahku dan sungguh dia telah memerintahkan aku untuk menceraikan kamu, maka kembalilah kamu kepada keluargamu.” Maka Ismail menceraikan istrinya.
Apakah kalian tau bahwa sesungguhnya Mengeluh di media sosial dengan di lihat banyak orang merupakan sifat yang tercela. Tempat curhat yang lebih baik adalah hanya kepada Allah SWT.
Apakah kalian tau bahwa sesungguhnya Mengeluh di media sosial dengan di lihat banyak orang merupakan sifat yang tercela. Tempat curhat yang lebih baik adalah hanya kepada Allah SWT.
Mengeluh, meskipun merupakan sifat bawaan pada diri manusia, tapi ia merupakan perbuatan yang tercela. Allah berfirman dalam surah al-Ma’arij (70) ayat 19-20:
إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا. إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا
Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah [QS. al-Ma’arij (70): 19-20].
Mengeluh dalam makna mengadukan kesusahan kepada Allah sebenarnya tidak masuk dalam kategori yang dicela ayat di atas. Bahkan para Nabi pun mengeluhkan kesusahan hidupnya kepada Allah. Namun perlu dicatat bahwa keluhan tersebut hanya dialamatkan kepada Allah semata dan sifatnya intim antara seorang hamba dan Tuhannya. Oleh karena itu mempublikasikannya di media sosial yang dibaca oleh banyak orang tidaklah patut dilakukan. Allah Swt berfirman tentang salah satu nabi-Nya, Yaqub a.s.;
قَالَ إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللهِ وَأَعْلَمُ مِنَ اللهِ مَا لا تَعْلَمُونَ
Ya’qub menjawab: “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya” [Q.S. Yusuf (12): 86].
Tulisan ini hanya semata-mata sekedar ingin memberikan suatu pandangan terhadap kita sebagai umat muslim jangan lah kita sebagai umat islam untuk tidak mengeluh kesah di media sosial, karna tempat terbaik kita berkeluh kesah hanya lah kepada Allah SWT. Semoga rumah tangga kita selalu di berikan kerukunan dan kebahagian sampai takdir yang memisahkan.
Dari Abu Mas'ud Radhiyallahu anhu berkata, "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Barang siapa menunjukkan suatu kebaikan, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya." (HR. MUSLIM)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar